text ads
text ads

Youtube Jadi Dua Kubu?

Youtube Jadi Dua Kubu?Masdesu – Halo hai, sob! Kalian pernah denger nggak soal gosip ini? Takhayul yang bilang kalau Youtuber di Indonesia itu sekarang terpercah belah menjadi dua. Ada sisi baik, a.k.a “Good Boy” dan ada sisi kurang baik, alias “Bad Boy”. Nah, pada kesempatan kali ini, saya ingin mencoba ber-statement tentang fenomena ini.

Darimana pernyataan “kubu-kubuan” ini berasal?
Usut punya usut, ternyata gosip tentang ‘kubu-kubuan’ ini dimulai dari kejadian dimana salah satu Youtuber kondang Indonesia, Edho Zell membuat sebuah music video berjudul Youtube Anthem 2016!! yang 'katanya' isinya sedikit menyindir content creator lain yang berbeda genre dengan-nya.

Berikut ini adalah vidio yang konon katanya menjadi asal muasal ‘kasus perpecahan Youtuber Indonesia’ dimulai:

Beberapa pihak yang mungkin tersindir dari vidio ini adalah Young Lex dan AWkarin yang berkolaborasi menciptakan lagu berjudul BAD.
Dari situlah, muncul isu-isu tidak sedap tentang perpecahan Youtubers. Sekali lagi saya tegaskan bahwa disini, kabar tentang ‘kubu-kubuan’ Youtuber hanya sekedar ISU. Edho Zell pun sempat mengunggah vidio klarifikasi tentang kebohongan isu tersebut.

Jadi, sudah jelas, kan? Berita tentang ‘per-kubu-an’ para Youtubers tidak lebih dari sekedar ‘bait’ untuk menciptakan drama di dunia maya atau orang lebih sering menyebutnya dengan sensasi.

Sebagai seorang viewers, saya sendiri kurang mengerti kenapa hal seperti sampai di besar-besarkan. Pemberian label ‘bad’ pada pembuat karya yang menggunakan bahasa ‘swag’ atau ‘gaul’ atau ‘kekinian’ bukanlah sebuah hal yang baru. Jauh sebelum ada kasus ini, kita sudah mengenal istilah alay (anak layangan), yaitu sebuah sebutan untuk muda-mudi yang suka berkreasi bebas tanpa batas aturan.

Mungkin benar, secara edukasi, konten-konten yang terlalu vulgar tidak baik mengingat Youtube ada media sosial yang bebas di akses oleh siapapun tanpa batasan usia (meskipun sebenarnya ada age-restricted content). Tapi, kembali lagi, kalau memang kita bisa mem-filter setiap konten yang ada. Maka tidak ada yang perlu di permasalahkan.

Dan disini saya sebagai penikmat konten Youtube berdiri di garis tengah antara kedua kubu tersebut. Ya, saya berada di pihak NETRAL. Saya tidak memihak kubu manapun karena menurut saya, setiap orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dan saya tahu apa yang pantas untuk di ambil dan yang tidak perlu saya tiru.

So, it depends on you my friends! Jadilah orang cerdas yang menganalisa, bukan hanya mengikuti apa kata orang. Jadilah orang bijak yang memberi solusi, bukan mencaci. Semoga drama-drama yang terjadi di negeri ini bisa segera mencapai kata TAMAT. Dan kita semua bisa hidup sebagai generasi cerdas, GENERASI SUKSES INDONESIA. Aamiin!

There is no perfect meaning of good or bad. It is all about perspective. - Masdesu



Thanks to: https://www.youtube.com
text ads